Program
dengan kondisi if..
Langsung aja ke TKP gak usah
basa basi, nanti penjelasannya ada dibelakang ..hehe
Program di bawah adalah
program untuk menentukan suatu kelulusan mahasiswa terhadap suatu mata kuliah.
Program tersebut menggunakan pernyataan “if” untuk penentuan keputusannya.
public
class Main {
public static void main(String[] args) {
//membuat Scanner baru
"masuk"
Scanner masuk = new Scanner(System.in);
//mendeklarasikan variabel
int nilai;
//membuat masukkan
System.out.print("Masukkan nilai
akhir mata kuliah : ");
nilai = masuk.nextInt();
//penggunaan kondisi "if"
if (nilai < 55) {
System.out.println("Mahasiswa
tersebut tidak lulus");
}
/*Penjelasan :
*Untuk masalah variabel dan Scanner
saya kira udah paham semua ya?
*kalau ada yang belum pelajari di
postingan sebelumnya :D
*dari tulisannya aja saya yakin anda
sudah paham "if"
*yang artinya "jika".
*Intinya apabila nilai yang diinputkan
tadi kurang dari 55
*"nilai<55"
*maka akan dijalankan intruksi yang
ada didalamnya
*yaitu "Mahasiswa tersebut tidak
lulus" jadi harus memenuhi
*kondisi tersebut. kalau tidak maka
intruksi yang ada didalamnya
*tidak dijalankan.
*OK paham kan ? ^.^
*/
}
}
Jika diinputkan nilai < 55, maka akan muncul keterangan
mahasiswa tidak lulus, tapi jika nilai > 55, maka program akan berhenti
tanpa menampilkan suatu pesan.
Untuk
output seperti ini:
Nilai
< 55
Nilai > 55
Program dengan kondisi if .... else..
Mudah sekali.. jika
program sebelumnya hanya ada kondisi “if” maka kita tnggal menambahkan kondisi “else”
dibwahnya, dimana kalau kondisi “if” tidak memenuhi, maka yang dijalankan
adalah intruksi “else” nya. Kalau kondisi “if” memenuhi, “else” nya tidak
dijalankan.
Ada yang masih
bingung??
Pasti bingung kalau gak
langsung praktek :D
Untuk lebih jelasnya
coba jalankan kode program dibawah ini :
import
java.util.Scanner;
public class Main {
public static void main(String[] args) {
//membuat Scanner baru
"masuk"
Scanner masuk = new Scanner(System.in);
//mendeklarasikan variabel
int nilai;
//membuat masukkan
System.out.print("Masukkan nilai
akhir mata kuliah : ");
nilai = masuk.nextInt();
//penggunaan kondisi "if"
if (nilai < 55) {
System.out.println("Mahasiswa
tersebut tidak lulus");
}else{
System.out.println("Mahasiswa
tersebut lulus");
}
/*Penjelasan :
*kode program ini sama dengan program
sebelumnya, bedanya
*disini ditambahkan "else".
intruksi yang ada di "else" hanya akan
*dijalankan bila kondisi
"if" tidak memenuhi.
*Mudah bukan ?? ^.^
*
*/
}
}
Hasilnya kaya’ gini :
Nilai < 55
Nilai > 55
Program dengan kondisi if...else.. bertingkat
Apalagi ini ??kok bertingkat??
Ini dia jawabannya :
Langsung aja ke analogi
yaa.. cz terlalu bertele2 kalau pakek puisi ..hehe
if (kondisi) {
//intruksi
}
else if (kondisi) { //else if pertama
//intruksi
}
else if (kondisi) { //else if kedua
//intruksi
}
else {
//intruksi
}
Penjelasan :
jika if memenuhi, intruksi didalamnya
akan dijalankan dan kondisi else if, else if, dan else yang ada di bawahnya tidak akan dicek.
Apabila if
tidak memenuhi, else if pertama akan dicek, jika
memenuhi intruksi didalamnya dijalankan, else if
kedua, dan else tidak akan dicek.
Jika if,
else if pertama, else if
kedua tidak ada yang memenuhi, maka baru else
nya yang akan dijalankan intruksinya .
Intinya program selalu
dicek dari atas, jika ada satu kondisi yang memenuhi, maka kondisi lain yang
ada di bawah nya tidak akan dicek. Dan banyaknya else if bisa lebih dari 2, tapi 1 pun juga gpp,
tergantung kebutuhan.
Memang kurang manteb kalo belum
praktek..:D
Ini contoh sederhananya :
Program di bawah adalah program
untuk mengkonversi nilai angka ke nilai huruf, yang dilakiukan dengan
menggunakan kondisi if...else..bertingkat.
import java.util.Scanner;
public class Main {
public static void main(String[] args) {
//membuat Scanner baru
"masuk"
Scanner masuk = new Scanner(System.in);
//mendeklarasikan variabel
int nilai;
//membuat masukkan
System.out.print("Masukkan nilai
mata kuliah : ");
nilai = masuk.nextInt();
//penggunaan kondisi
if..else..bertingkat
if (nilai >= 80) {
System.out.println("Nilai :
A");
} else if (nilai >= 70) {
System.out.println("Nilai : B");
} else if (nilai >= 55) {
System.out.println("Nilai :
C");
} else if (nilai >= 40) {
System.out.println("Nilai :
D");
} else {
System.out.println("Nilai :
E");
}
/*Penjelasan :
*Nilai A --> 80 keatas
*Nilai B --> 70 - 79
*Nilai C --> 55 - 69
*Nilai D --> 40 - 54
*Nilai E --> kurang dari 40
*Mudah bukan ?? ^.^
*
*/
}
}
Untuk Output:
Nilai >= 80
Nilai >= 70
Nilai >= 55
Nilai >= 40
Nilai < 40
Program dengan kondisi switch...case..
Lebih baik makan nasi
Daripada makan roti
Gak usah banyak basa basi
Langsung aja ke analogi
Hehe pantun dikit gpp kan .. :D
switch (variabel) {
case 1 : //intruksi 1 ;break;
case 2 : //intruksi 2 ;break;
case 3 : //intruksi 3 ;
}
Penjelasan:
Variabel disini bisa bermacam dan
tipe datanya juga , kita ambil contoh saja variabel “angka”
bertipe data integer (int). Apabila nilainya variabel tersebut bernilai 1, maka
intruksi 1 dijalankan.
kalau nilainya 2, maka intruksi 2 dijalankan
kalau nilainya 3, maka intruksi 3 dijalankan
kalau nilainya 4 gimana ???
kalau nilainya 4 tidak akan
mengerjakan intruksi, karena nilai tersebut tidak dimasukkan dalam case.
break; digunakan untuk menyetop program,
dan langsung keluar dari switch..case..
Apabila tidak di break; maka semua case akan dikerjakan.
Untuk prakteknya monggo....
import java.util.Scanner;
public class Main {
public static void main(String[] args) {
//membuat Scanner baru
"masuk"
Scanner masuk = new Scanner(System.in);
//mendeklarasikan variabel
int nilai;
//membuat masukkan
System.out.print("Masukkan angka
1-3 : ");
nilai = masuk.nextInt();
//penggunaan kondisi switch..case..
switch (nilai) {
case 1:
System.out.println("Satu");
break;
case 2:
System.out.println("Dua");
break;
case 3:
System.out.println("Tiga");
}
}
}
Output :
" Semoga bermanfaat ^.^ "











0 komentar
Posting Komentar